IDAQU Halal Center kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan ekosistem halal Nasional dengan menggelar Pelatihan Pendamping Halal Angkatan II pada 4 April 2026,pendaftaran dibuka pada 23 Februari-31 Maret 2026. Kegiatan ini akan dilaksanakan secara hybrid dari pukul 08.00-15.30, memadukan pertemuan luring dan daring guna menjangkau peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Program ini menjadi kelanjutan dari kesuksesan pelatihan angkatan pertama yang mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.
Pada pelaksanaan sebelumnya, Pelatihan Pendamping Halal Angkatan I berhasil diikuti oleh 130 peserta dari beragam latar belakang, mulai dari akademisi, praktisi, hingga pelaku usaha. Antusiasme tersebut menjadi motivasi bagi IDAQU Halal Center untuk kembali membuka kesempatan lebih luas pada angkatan kedua dengan target 150 peserta. Adapun beberapa persyaratan yang harus dipenuhi calon peserta diantaranya beragama Islam, pendidikan minimal SMA, memiliki KTP, memiliki rekening bank aktif, memiliki NPWP atau bersedia membuatnya, memahami dasar-dasar syariat Islam terkait kehalalan produk, serta bersedia mengikuti seluruh rangkaian pelatihan. Untuk mengikuti kegiatan ini,peserta dikenakan biaya kontribusi (HTM) sebesar Rp 50.000, sehingga program ini tetap terjangkau bagi masyarakat luas.
Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai Proses Produk Halal (PPH), regulasi jaminan produk halal, serta teknik pendampingan kepada pelaku usaha. Melalui metode hybrid, peserta tidak hanya memperoleh materi teoritis, tetapi juga kesempatan diskusi interaktif dan praktik langsung yang aplikatif. Sistem ini dinilai efektif untuk menjangkau peserta dari berbagai wilayah tanpa mengurangi kualitas pembelajaran.
Direktur IDAQU Halal Center Muhammad Ghifari S.Hd M.Ag menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari kontribusi nyata lembaga dalam mendukung program pemerintah terkait percepatan sertifikasi halal nasional. Dengan semakin banyaknya pendamping halal yang kompeten, diharapkan pelaku usaha dapat lebih mudah memenuhi kewajiban sertifikasi serta meningkatkan daya saing produk mereka di pasar nasional maupun global”, ungkapnya.
Muhammad Ghifari S.Hd M.Ag juga mengatakan bahwa keberhasilan angkatan pertama menjadi energi positif bagi penyelenggaraan angkatan kedua. “Target 150 peserta bukan sekadar angka, tetapi komitmen kami untuk melahirkan lebih banyak SDM halal yang berkualitas dan berintegritas. Kami optimis pelatihan ini akan kembali berjalan sukses dan memberikan manfaat luas bagi penguatan industri halal nasional,” tutupnya.