Ketua LPPM IDAQU Isi Pelatihan Karya Ilmiah di Khatamun Nabiyyin Institut

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IDAQU, Muhammad Ghifari, S.Hd., M.Ag., menjadi narasumber dalam pelatihan penulisan karya ilmiah yang diselenggarakan oleh Khatamun Nabiyyin Institut pada 18 Desember 2025. Kegiatan ini digelar sebagai upaya meningkatkan kapasitas akademik mahasiswa dan dosen dalam menyusun karya tulis ilmiah yang sistematis, berkualitas, dan berdaya saing. Pelatihan tersebut diikuti oleh puluhan peserta yang antusias mendalami teknik dan strategi penulisan ilmiah yang efektif.

Dalam pemaparannya, Muhammad Ghifari menekankan pentingnya memahami metodologi penelitian sebelum mulai menulis. Ia menjelaskan bahwa karya ilmiah bukan sekadar memenuhi tugas akademik, tetapi juga menjadi kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan. Peserta diberikan pemahaman mengenai tahapan penulisan, mulai dari penentuan topik, perumusan masalah, kajian pustaka, hingga penyusunan kesimpulan yang relevan dan argumentatif.

Selain itu, ia juga membagikan tips praktis agar tulisan dapat terhindar dari plagiarisme dan memenuhi standar publikasi ilmiah. Menurutnya, integritas akademik merupakan fondasi utama dalam dunia pendidikan tinggi. Ia mendorong peserta untuk aktif membaca jurnal bereputasi serta membiasakan diri menulis secara konsisten agar kemampuan akademik terus berkembang.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab dan diskusi kelompok. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi langsung terkait kendala yang sering dihadapi dalam penyusunan skripsi, artikel jurnal, maupun proposal penelitian. Narasumber juga memberikan contoh konkret struktur penulisan yang baik dan teknik mengembangkan argumen yang kuat berbasis data.

Pihak Khatamun Nabiyyin Institut menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan kontribusi Ketua LPPM IDAQU dalam kegiatan tersebut. Diharapkan, pelatihan ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya akademik yang produktif dan berintegritas di lingkungan kampus. Ke depan, kerja sama serupa direncanakan akan terus dilakukan guna memperkuat kompetensi riset dan publikasi ilmiah di kalangan civitas akademika.

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like these